.breadcrumbs { padding:5px 5px 5px 0px; margin: 0px 0px 15px 0px; font-size:95%; line-height: 1.4em; border-bottom:3px double #e6e4e3; }
YOU'LL NEVER WALK ALONE السلام عليكم ورحمة الله وبركته . . . ؟

WWW.DAYSCO.BLOGSPOT.COM

السلام عليكم ورحمة الله وبركته . . . ؟

timnas belanda

Diposting oleh king the world Selasa, 29 Maret 2011


Tim nasional sepak bola Belanda adalah tim sepak bola yang mewakili Belanda pada pertandingan internasional. Belanda pada Mei 2006 menduduki peringkat ketiga di dunia menurut Fédération Internationale de Football Association. Mereka telah memenangkan Piala Eropa 1988 dan muncul di tiga final Piala Dunia FIFA di tahun 1974, 1978 dan 2010

Belanda
Lambang asosiasi
Julukan Oranye
Asosiasi Perhimpunan Sepak bola
Kerajaan Belanda

(Koninklijke Nederlandse
VoetbalBond
)
Pelatih Bendera Belanda Bert van Marwijk
Kapten Mark van Bommel
Penampilan terbanyak Edwin van der Sar (121)
Pencetak gol terbanyak Patrick Kluivert (40)
Kode FIFA NED

Kostum kandang
Kostum tandang
Pertandingan internasional pertama
Bendera BelgiaBelgia 1 - 4 Belanda Bendera Belanda
(Antwerpen, Belgia; 30 April 1905)
Kemenangan terbesar
Bendera Belanda Belanda 9 - 0 NorwegiaBendera Norwegia
(Rotterdam, Belanda; 1 November 1972)
Kekalahan terbesar
Bendera Belanda Belanda 2 - 12 Inggris (amatir)Bendera Inggris
(Den Haag, Belanda; 1 April 1907)
Piala Dunia
Penampilan 8 (Pertama kali pada 1934)
Hasil terbaik Tempat kedua, 1974, 1978, dan 2010
Piala Eropa
Penampilan 7 (Pertama kali pada 1976)
Hasil terbaik Juara, 1988

Rekor Piala Dunia

Tahun Hasil Menang Kalah Seri Gol Kemasukan
1930 Tidak ikut




1934 Babak 1 0 0 1 2 3
1938 Babak 1 0 0 1 0 3
1950 Tidak ikut




1954 Tidak ikut




1958 Tidak lolos kualifikasi




1962 Tidak lolos kualifikasi




1966 Tidak lolos kualifikasi




1970 Tidak lolos kualifikasi




1974 Final (Tempat kedua) 5 1 1 15 3
1978 Final (Tempat kedua) 3 2 2 15 10
1982 Tidak lolos kualifikasi




1986 Tidak lolos kualifikasi




1990 Babak 2 0 3 1 3 4
1994 Babak perempat final 3 2 0 8 6
1998 Semi final (Tempat keempat) 3 3 1 13 7
2002 Tidak lolos kualifikasi




2006 Babak 2 2 1 1 3 2
2010 Final (Tempat kedua) 6 0 1 12 6
Total
22 10 11 71 44

Rekor Piala Eropa

  • 1960 - Tidak ikut
  • 1964 - Tidak lolos kualifikasi
  • 1968 - Tidak lolos kualifikasi
  • 1972 - Tidak lolos kualifikasi
  • 1976 - Semi-final
  • 1980 - Babak 1
  • 1984 - Tidak lolos kualifikasi
  • 1988 - Juara
  • 1992 - Semi final
  • 1996 - Babak perempat final
  • 2000 - Semi final
  • 2004 - Semi final
  • 2008 - Babak perempat final

Pemain terkenal

Manajer/Pelatih

Piala Dunia FIFA 2010

Tim nasional Belanda untuk Turnamen Piala Dunia FIFA 2010 dilatih oleh Bert van Marwijk.

No. Pos. Pemain Tanggal lahir (umur) Penampilan Gol Klub
1 GK Maarten Stekelenburg 22 September 1982 (umur 28) 28 0 Bendera Belanda Ajax
16 GK Michel Vorm 20 Oktober 1983 (umur 27) 4 0 Bendera Belanda Utrecht
22 GK Sander Boschker 20 Oktober 1970 (umur 40) 1 0 Bendera Belanda Twente

2 DF Gregory van der Wiel 3 Februari 1988 (umur 23) 11 0 Bendera Belanda Ajax
3 DF John Heitinga 15 November 1983 (umur 27) 55 6 Bendera Inggris Everton
4 DF Joris Mathijsen 5 April 1980 (umur 30) 57 3 Bendera Jerman Hamburg
5 DF Giovanni van Bronckhorst Captain sports.svg 5 Februari 1975 (umur 36) 100 5 Bendera Belanda Feyenoord
12 DF Khalid Boulahrouz 28 Desember 1981 (umur 29) 29 0 Bendera Jerman Stuttgart
13 DF André Ooijer 11 Juli 1974 (umur 36) 54 3 Bendera Belanda Ajax
15 DF Edson Braafheid 8 April 1983 (umur 27) 7 0 Bendera Jerman Bayern München

6 MF Mark van Bommel 22 April 1977 (umur 33) 57 10 Bendera Jerman Bayern München
8 MF Nigel de Jong 30 November 1984 (umur 26) 43 1 Bendera Inggris Manchester City
10 MF Wesley Sneijder 9 Juni 1984 (umur 26) 41 8 Bendera Italia Internazionale
14 MF Demy de Zeeuw 26 Mei 1983 (umur 27) 26 0 Bendera Belanda Ajax
18 MF Stijn Schaars 11 Januari 1984 (umur 27) 12 0 Bendera Belanda AZ
20 MF Ibrahim Afellay 2 April 1986 (umur 24) 24 0 Bendera Spanyol Barcelona
23 MF Rafael van der Vaart 11 Februari 1983 (umur 28) 79 16 Bendera Inggris Tottenham Hotspur F.C.

7 FW Dirk Kuyt 22 Juli 1980 (umur 30) 64 16 Bendera Inggris Liverpool
9 FW Robin van Persie 6 Agustus 1983 (umur 27) 45 18 Bendera Inggris Arsenal
11 FW Arjen Robben 23 Januari 1984 (umur 27) 47 13 Bendera Jerman Bayern München
17 FW Eljero Elia 13 Februari 1987 (umur 24) 10 2 Bendera Jerman Hamburg
19 FW Ryan Babel 19 Desember 1986 (umur 24) 39 5 Bendera Inggris Liverpool
21 FW Klaas-Jan Huntelaar 12 Agustus 1983 (umur 27) 32 2 Bendera Jerman Schalke 04

Sistem kemudi dan FWA

Diposting oleh king the world

Sistem kemudi berfungsi mengatur arah kendaraan dengan cara,membelokkan roda depan. Bila roda kemudi diputar, kolom kemudi
meneruskan putaran ke roda gigi kemudi. Roda gigi kemudi ini memperbesar momen putar, sehingga menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk
menggerakkan roda depan melalui sambungan-sambungan kemudi (steering linkage).

Ada dua model sistem kemudi yang umum digunakan pada mobil,yaitu model recirculating ball

dan model rack dan punion

Kolom kemudi (steering column)
Kolom kemudi terdiri atas main shaft yang meneruskan putaran
roda kemudi ke roda gigi kemudi, dan kolom kemudi yang mengikat
main shaft ke bodi. Ujung atas dari main shaft dibuat meruncing dan
bergigi.

Di ujung inilah roda kemudi diikat dengan sebuah mur
Bagian-bagian dari kolom kemudi ditunjukkam pada

2. Roda gigi kemudi (steering gear)
Roda gigi kemudi selain berfungsi mengarahkan roda depan, juga
berfungsi sebagai gigi reduksi untuk memperbesar momen agar
kemudi menjadi ringan dan gangguan-gangguan terhadap roda tidak
langsung dirasakan oleh pengemudi.

Ada beberapa jenis roda gigi kemudi, tetapi yang banyak digunakan dewasa ini adalah jenis recirculating ball


dan


dan pinion

Janis recirculating ball digunakan pada
mobil penumpang ukuran sedang sampai besar dan mobil komercial
sedangkan jenis rack dan pinion digunakan pada mobil penumpang ukuran kecil sampai sedang.
sambunbungan-sambungan kemudi (steering linkage)

Walaupun mobil bergerak naik-turun, gerakan roda kemudi harus dapat diteruskan ke roda·roda dengan sangat tepat (akurat) setiap saat, untuk ilu diperlukan sambungan-sambungan kemudi (steering linkage. Babarapa model sambungan·sambungan kemudi
suspensi rigid

suspensi independen




Power steering
power steering

Sistem power steering direncanakan untuk mengurangi tenaga pengemudian saat mobil bergerak pada putaran rendah dem menyesuainya pada tingkat tertentu bila kendaraan bererak mulai kecepatan
sedang sampai kecepatan tinggi.

Pada sistem power steering terdapat
bosster hidraulis yang ditempatkan di bagian tengah mekanisme kemudi.
Power steering model integral

memperlihatkan mekanisme power steering model
integral. Bagian utamanya terdiri atas tangki reservoir (berisi fluida),
vane pump yang membangkitkan tenaga hidraulis, gear box yang berisi control valve, power pinton, dan steerig gear (jenis recirculating balt).
pipa-pipa yang mcngalirkan fluida dan selang-selang fleksibel.
Power sfeering model rack dan pinion
Power steering model ini mekanismenya sama dengan model integral, tetapi control valvenya termasuk di dalam gear housing dan power pistonnya terpisah di dalam power cylinder.

roda

Output terakhir dari tenaga putar mesin adalah pada roda. Sambil
memikul berat kendaraan roda juga berfungsi meredam kejutan
kejutan dan menambah kenyamanan pengendara. Roda dapat dibagii
menjadi dua bagian, yaitu pelek roda (disc wheel dan ban (tire).
Pelek roda


memperlihatkan
sebuah model velg roda yang banyak
digunakan pada mobil penumpang.

Velg roda dipasangkan pada poros
roda (axle shaft) dengan menggunakan
empat atau enam baut. Baut-baut

Ban adalah bagian mobil yang barsentuhan langsung dengan permukaan jalan. Selain berfungsi meredam kejutan, ban juga bertugas menjejak dengan gaya geseknya pada jalan selama kendaraan berjalan, membelok, dan saat pengereman.

Menurut konstruksinya ban dapat dibedakan menjadi ban bias
dan ban radial

Ban bias mengasilkan jalannya kendaraan lebih lembut, tetapi kemampuan membelok dan ketahanan ausnya kurang. Ban radial menghasilkan kemampuan membelok dan kemampuan kecepatan tinggi yang baik serta tahanan gelindingnya
rendah.

Daya tahan ausnya lebih tinggi dibanding ban biasa. Tetapi pada jalan yang tidak rata dengan kecepatan rendah, ban radial lembut
dirasakan pengendara.
Menurut penampungan isi udaranya, dapat dibedakan menjadi ban
biasa dan ban tubles

Pada ban biasa, udara ditampung
pada ban dalam. Katup atau pentilnya bersatu dengan ban dalam. Bila ban
biasa tertusuk benda tajam maka akan langsung kempes. Pada ban
tubles tidak terdapat ban dalam, tekanan udara hanya ditahan oleh lapisan ban dalam yang kedap udara. Katup atau pentilnya langsung
terpasang pada pelek. Bila ban tubles tertusuk benda tajam, tidak langsung menjadi kempes (tekanan udaranya tidak turun seketika) karena
lapisan dalamnya menghasilkan efek merapatkan sendiri.

2. C a s t e r
Caster adalah sudut antara king pin dengan garis vertikal yang dilihat dari samping kendaraan

Bila miringnya ke arah belakang disebut caster positif sebaliknya bila miringnya ke arah depan disebut caster negatif. Pada umumnya yang dipakai adalah caster positif karena dapat menghasilkan kestabilan kendaraan saat berjalan lurus dan daya balik kemudi setelah membelok lebih baik.

3. King pin inclination
Garis sumbu yang melalui ball joint atas dan ball joint bawah di-
sebut steering axis (sumbu kemudi). Sumbu ini dimiringkan ke arah da-
lam sekitar 5-7°. Kemiringan ini dinamakam king pin inclination. '
" Dengan adanya king pin inclination bersama-sama dengan camber, maka jarak (offset) akan menjadi sangat kecil, sehingga kemudi akan lebih ringan dan kejutan akibat pengereman dan percepatan dapat berkurang. Di samping itu, dengan adanya king pin inclination dapat dihasilkan daya balik kemudi
dengan ,memanfaatkan berat kendaraan.


Toe-in
Bila dilihat dari atas, roda-roda depan terlihat menyudut ke arah
dalam di bagian depan

Yang dimaksud toe-in adalah selisih antara jarak A dan B (toe-in = B - A). Biasanya selisih ini diatur
2 - 6 mm. Bila jarak bagian depan (A) lebih besar daripada jarak bagian belakang (B) disebut toe-out

Bila roda-roda depan memiliki camber positif maka bagian atas roda
mlring mengarah ke luar, sehingga roda-roda berusaha menggelinding ke arah luar pada saat mobil berjalan lurus dan akan terjadi
side slip yang berakibat ban cepat aus. Untuk mencegah hal ini maka diatasi oleh adanya toe-in.


penyetelan toe-in, cember; dan caster
Pada model suspensi independen, besarnya toe-in distel oleh tie-rod kiri dan kanan, sedangkan besar sudut camber dan caster distel dengan menambah atau mengurangi shim yang disisipkan pada upper arm rangka. Pada model suspensi tetap (satu poros), toe-in distel dengan mengubah-ubah tie-rod yang panjang, sedangkan besar caster distel
dengan menyisipkan busi tirus (bentuk baji) antara pegas daun dan rumah pores.

spooring dan balancing

Diposting oleh king the world


spooring dan balancing

dalam mencapai suatu kenyamanan berkendara,khususnya mobil sangat dipengaruhi oleh keseimbangan (balancing) dan keselarasan (spooring).apa itu spooring dan balancing??
spooring adalah kegiatan menyelaraskan antara roda kanan dan kiri,sedangkan balancing adalah mem-paralelkan roda belakang dg roda depan agar diperoleh keseimbangan/tdk terjadi keolengan putar pada saat kecepatan tinggi(>100 km)
spooring: chamber,chaster,kpi,toe,turning radius